Thursday, September 17, 2015

Pakdhe Suroso

Assalamu'alaikum Wr. Wb


Kali ini aku membuat sebuah post tentang Pakdheku nih, yaitu Pakdhe Suroso, Aku biasa memanggilnya Pak Puh (PakDhe dalam bahasa Jawa) So. Dia sekarang tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur. Dan dia bekerja di Salah satu Perusahaan Minyak dan Gas Swasta di Kalimantan. Kebetulan beliau sekarang sudah menetap di Kalimantan sana, jadi dia balik ke tanah Jawa hanya beberapa tahun sekali. Terakhir beliau balik ke Jawa ketika aku masih SMA kelas 2, ketika itu dia ke Jawa bersama 2 orang anaknya yaitu Cahyo dan Wahyu. Bulan kemarin, tepatnya bulan Agustus hari minggu tanggal 9, dia balik ke Tanah Jawa (Magetan). Tidak dengan kedua orang anaknya, tetapi dia kesini sendirian. Beliau kesini karena akan menghadiri pernikahannya Anaknya Pak Puh Rebo. Yaitu pernikahannya Mas Muji. Beliau menginap di rumahku, karena Rumahku dulu adalah tempat tinggalnya, atau karena Rumahku dulunya adalah rumah Mbakku, yang sekarang sudah kutinggali.


Selama Pak Puh di Magetan banyak banget sih pelajaran yang kudapat dari Pak Puh, beliau memberikan banyak Nasehat kepadaku. Dulu beliau setelah lulus dari SMK Pertanian, beliau merantau. Awalnya Pak Puh merantau ke Sumatera. Pak puh bekerja Di Perusahaan Minyak yang bernama Caltex, Sekarang Chevron. Setelah itu beliau balik ke Magetan lagi, setelah itu beliau Merantau lagi ke Kalimantan Timur. Ketika disana beliau bekerja apapun, dan dengan gaji yang pas-pasan. Terus ketika disana beliau juga pernah sakit dan oleh Pak Puh Rebo dikirimi uang agar beliau Balik ke Magetan. Tetapi beliau tetap kukuh, dan beliau pernah bermimpi bertemu dengan Ibunya/Mbahku kalau hidup itu harus berjuang. Jangan sampai putus asa. Akhirnya beliau tidak jadi Balik dan Memutuskan untuk tetap disana dan bekerja. Suatu hari ada lowongan pekerjaan di Perusahaan Migas dan beliau Mendaftar. Setelah diterima beliau awalnya bekerja sebagai pegawai rendahan, entah itu tukang ngecat, dll. Tapi seiring Waktu berlalu dia Sekarang Sudah menjadi Insinyur yang hebat, Walaupun beliau lulusan SMK Pertanian. Tapi beliau sekarang sudah menjadi Kapten disana, Keren.


Pak Puh memutuskan menikah disana dan sekarang sudah memiliki 2 anak. Oh iya anaknya yang pertama bernama Cahyo yang sekarang sudah kelas 3 SMA. Dia berniat Masuk Teknik Elektro ITS, semoga aja Lolos, #aamiin. Dan anaknya yang kedua bernama Wahyu, dia sekarang masih duduk di Kelas 6 SD. Jadi intinya sih Pak Puh memberikan nasehat agar aku fokus dengan apa yang ada didepanku, yaitu kuliah yang serius. Masalah pekerjaan dipikir nanti, Soalnya Rezeki sudah ada yang ngatur. Dia juga memberikan gambaran bekerja di Migas, Kalau aku bisa masuk perusahaan sekelas Chevron atau Total aja pasti sudah Hebat banget, hahaha. Soalnya persaingan di dunia kerja sekarang ini ketat banget. Apalagi untuk lolos di Perusahaan BUMN seperti PLN, Pertamina. Tapi kembali lagi pada Poin awal yaitu rezeki itu sudah ada yang mengatur. Siapa tahu kamu bisa tembus Pertamina/Total/PLN yan, hahaha. Aamiin semoga aja. Soalnya aku pingin banget nih bekerja di PJB Paiton, Atau Perusahaan Migas seperti Pertamina, Total, Chevron, dll.


Yang penting itu sekarang belajar dulu yang giat, kuliah yang serius, Ibadah yang rajin, jangan lupa Tirakat dan berdoa yang banyak. Jangan lupa untuk berusaha yang maksmal sampai batas kemampuan kita. Dan Jangan Males malesan. Itu adalah pesan / Nasehat yang diberikan Pakdhe kepadaku. Semoga bisa menambah semangatku untuk menjalani kehidupan ini. Pakpuh di Magetan cuma Seminggu, Hari Minggu pagi tanggal 16 Agustus Pagi, dia pulang ke Balikpapan. Cukup sekian, Terima Kasih.


Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

No comments:

Post a Comment